Category: agen judi terbesar

Jorge Sampaoli: Lionel Messi Siap Bertarung Di Piala Dunia

Messi berangkat ke Piala Dunia sebagai top skor La Liga dan pemenang Sepatu Emas Eropa, sementara Aguero kembali fit. Jorge Sampaoli menegaskan kesiapan Lionel Messi, baik secara fisik dan mental, untuk membantu Argentina memenangkan Piala Dunia 2018 di Rusia. Albiceleste dijadwalkan bertemu Islandia, Kroasia dan Nigeria di Grup D, dengan target menjadi kampiun setelah kalah 1-0 dari Jerman di final 2014. Messi kabarnya tiba di turnamen edisi sebelumnya di Brasil dalam kondisi kurang fit setelah menjalani musim kurang memuaskan di bawah asuhan Gerardo Martino di Barcelona.

Legenda: Luis Suarez & Philippe Coutinho Dijual, Jangan Sampai Mohamed Salah Juga!

Legenda menyebut Mohamed Salah adalah sosok yang dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat di Liverpool. Legenda Liverpool Craig Johnston menegaskan, klub kesayangannya ini mesti melakukan berbagai cara agar Mohamed Salah tidak angkat kaki dari Anfield pada musim depan. Sang superstar Mesir, yang sukses mengemas 44 gol sepanjang musim ini, santer dikait-kaitkan dengan Real Madrid, lawan yang akan dihadapi The Reds di babak puncak Liga Champions Sabtu esok. Berkaca dari episode “pembajakan” Luis Suarez dan Philippe Coutinho oleh Barcelona, Johnston enggan hal ini terulang pada Salah.

Santi Cazorla Angkat Kaki Dari Arsenal

Gelandang Spanyol ini dihantui mimpi buruk cedera dalam dua musim terakhir, dan kini akan mencari klub baru setelah kontraknya habis. Santi Cazorla resmi berpisah dengan Arsenal setelah kontraknya kedaluwarsa, demikian dikonfirmasi klub tersebut. Cazorla gabung the Gunners pada 2012 dan menjadi pemain kunci membawa klub menyabet gelar Piala FA dua musim beruntun pada 2013-14 dan 2014-15. Namun di dua musim terakhir, gelandang asal Spanyol ini tidak mampu berkontribusi banyak lantaran komplikasi serius menyusul cedera Achilles.

Nemanja Matic: Tahun Depan, Tekanannya Lebih Besar

Setelah gagal meraih trofi di musim perdananya, Matic menilai tantangan ke depan akan semakin besar untuk Manchester United. Manchester United gagal total di musim 2017/18 setelah tidak meraih satu pun trofi, dan gelandang Nemanja Matic tahu betul bahwa tantangan timnya akan semakin sulit ke depannya. Di musim yang baru saja berakhir ini, United arahan Jose Mourinho hanya sanggup finis kedua di tabel klasemen akhir Liga Primer, dengan mereka keluar sebagai runner-up Piala FA setelah kalah dari Chelsea di final yang digelar di Wembley pada akhir pekan kemarin. Selain itu, tim penghuni Old Trafford tersebut terhenti sejak awal di ajang Piala Liga dan gugur di babak 16 besar Liga Champions di tangan Sevilla, selagi Matic menilai tim yang ia bela pantas mendapatkan hal yang lebih baik.

Pelatih Malaysia U-23 Was-Was Jelang Asian Games

Kim Swee berharap klub bersedia melepas pemain ke Malaysia U-23 untuk mengikuti TC sepuluh hari sebelum Asian Games. Pelatih Malaysia U-23 Ong Kim Swee mengaku saat ini dirinya merasa was-was tidak bisa menggunakan jasa pemain yang diinginkan untuk Asian Games 2018 di Indonesia pada Agustus. Kim Swee telah merancang program bagi anak asuhnya, dan berharap mereka sudah bisa berkumpul pada awal Agustus. Hanya saja, Kim Swee menyatakan ia khawatir klub tidak melepaskan pemain bidikannya, mengingat Asian Games bukan agenda resmi FIFA. “Saya berencana mengadakan pemusatan latihan [TC] pada awal Agustus ini, kira-kira sepuluh hari sebelum pemain berangkat ke Indonesia. Tapi saya khawatir ada pemain yang tidak diizinkan klubnya,” kata Kim Swee diwartakan laman MyMetro.

Juan Mata Frustrasi Kalah Di Final Piala FA

Mata pun mengaku turut sedih untuk suporter karena gagal mempersembahkan trofi di musim 2017/18. Gelandang Manchester United Juan Mata hanya bisa meminta maaf kepada suporter karena tidak mampu mempersembahkan trofi pada gelaran kemarin. Di musim 2017/18 yang baru saja berakhir, United menemui kegagalan di semua ajang, selagi mereka menelan kekalahan 1-0 di final Piala FA yang digelar di Wembley pada Sabtu (19/5) lalu. Kekalahan terebut terasa menyedihkan dan membuat Mata kecewa.

Thomas Tuchel Terinspirasi Pep Guardiola

Sosok Pep Guardiola yang melegenda bagi Barcelona telah memberi pengaruh besar bagi Thomas Tuchel. Pelatih baru Paris Saint-Germain Thomas Tuchel mengakui dirinya banyak mendapat inspirasi dari sosok manajer berbakat Manchester City Pep Guardiola. Eks pelatih Borussia Dortmund itu ditunjuk untuk menggantikan Unai Emery sebelum musim berakhir dan telah diperkenalkan sebagai juru taktik anyar klub, Minggu kemarin. Dalam sesi perkenalan, Tuchel tak sungkan mengakui dirinya banyak dipengaruhi oleh seorang Guardiola.

Alexandre Lacazette: Pisah Dengan Arsenal, Arsene Wenger Tak Nangis

Alexandre Lacazette menyebut tak ada tangisan di momen perisahan Arsene Wenger dengan Arsenal. Alexandre Lacazette mengungkapkan momen di hari terakhir Arsene wenger menahkodai Arsenal. Dijelaskan penyerang Prancis itu, tak ada tangisan dari The Proffesor saat melakukan perbincangan di ruang ganti. Hal itu, menurut Lacazette, menunjukkan betapa tegarnya pelatihnya tersebut menghadapi momen perpisahan dengan The Gunners, yang telah diasuhnya lebih dari 22 tahun lamanya. Di laga pamungkas Liga Primer, Wenger membawa Arsenal meraih kemenangan tipis 1-0 atas Huddersfield Town. Lacazette menceritakan, selama sesi di ruang ganti, Wenger justru mengajak para pemain bercanda.

Jurgen Klopp: Real Madrid Kaya Pengalaman, Tapi Liverpool Punya Kans

Klopp mengatakan timnya memiliki jawaban atas dominasi Madrid di final Liga Champions. Liverpool datang ke final Liga Champions sebagai underdog dan akan menghadapi Real Madrid, yang membidik gelar ketiga berturut-turut. Namun, Jurgen Klopp yakin the Reds memiliki kemampuan untuk menghentikan dominasi Los Blancos. Klopp sadar skuat polesan Zinedine Zidane lebih diunggulkan karena dinilai lebih berpengalaman, namun manajer berkebangsaan Jerman itu optimistis timnya bisa meredam Si Putih di laga puncak di Kiev, akhir pekan ini. “Mereka lebih berpengalaman, itu fakta,” tegas Klopp dalam konferensi pers. “Jika ada pasar pengalaman mereka harus menjualnya karena mereka akan lebih kaya dari sekarang.

Patrick Cutrone Bangga Bawa Milan Tampil Di Liga Europa

Patrick Cutrone bersuka cita dengan keberhasilan mengklaim satu tempat di Liga Europa musim depan. Patrick Cutrone bangga bisa mengantarkan AC Milan tampil di Liga Europa pada musim depan. Sang youngster berkontribusi besar saat Rossoneri membantai Fiorentina lima gol berbalas satu pada Minggu lalu. Cutrone mendonasi sepasang gol untuk membantu Milan menyegel satu tempat di Liga Europa edisi 2018/19. Bagi Cutrone, musim 2017/18 tak akan pernah dilupakannya. Dia bangga bisa menghadirkan sesuatu bagi klub asuhan Gennaro Gattuso tersebut.